Bolmong

Erman: Cegah DBD dari Lingkungan Masing-masing

 

BOLMONG – Masyarakat terus diimbau tentang pencegahan berkembangnya nyamuk aedes aegypti, penyebab utama penyakit demam berdarah. “Pencegahan utamanya ada pada masyarakat. Apalagi ini sudah musim penghujan,” kata Kepala Dinkes Bolmong dr Erman Paputungan,

Menurutnya, masyarakat agar menerapkan gerakan 3M. Yakni, menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas

“Apalagi di Mopuya, pada tahun 2018 lalu tercatat ada 29 kasus DBD. Jadi, mari kita sama-sama cegah DBD ini mulai dari lingkungan kita masing-masing,” kata Erman.

Selain penyakit DBD, penyakit lain di musim hujan yang juga perlu diwaspadai adalah penyakit akibat virus seperti influenza, penyakit akibat bakteri dan parasit dan penyakit akibat jamur.

“Masyarakat juga harus menjaga kebersihan lingkungan dan makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut,” imbuhnya. Diketahui, pihak dinkes dan puskesmas Mopuya Kecamatan Dumoga Utara mencari nyamuk aedes aegypti sebagai vektor pembawa demam berdarah, dan nyamuk anopheles betina sebagai vektor malaria, hingga malam hari. ”Tujuannya juga untuk menguji resistensi nyamuk terhadap racun. Supaya kalau ada kasus di daerah tersebut, kita langsung pilihkan obat pemusnah racunnya,” kata Erman. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: