Yasti Tantang Sangadi Soal Tunjangan

BOLMONG— Kegembiraan para Kepala Desa (Sangadi) se Bolaang Mongondow (Bolmong) tak bisa dibendung. Bahkan, tepuk tangan para sangadi ini mengiringi pernyataan Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow yang menantang para sangadi menyebut berapa nominal tunjangan yang mereka inginkan untuk dinaikan.
“Saya tantang mau naik berapa, itu terserah. Namun, tentu kalau naik, kewajiban harus naik. Mau terima besar, kewajiban juga harus besar. Dapat besar, berikan besar untuk daerah,” ungkapnya dalam kegiatan audiensi bersama seluruh camat dan sangadi se-Bolmong yang dirangkaian dengan buka puasa bersama di kantor Bupati Bolmong Selasa (30/5).
Mendengar hal itu, para sangadi langsung tepuk tangan dan sedikit terjadi keriuhan. Apalagi kata Yasti, dirinya dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk memutar otak untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bolmong, yang akan diupayakan apapun caranya harus naik. “Makanya saya tantang, para sangadi mau tunjangan naik berapa. Akan diberikan program, kita bicarakan formulasinya. Kalau PAD naik, DAU akan naik. Malu sama Kotamobagu yang daerahnya kecil PAD nya Rp 75 Miliar. Sementara di Bolmong daerahnya luas, hanya Rp 35 miliar. Itu pun hanya asumsi,” ungkapnya.
Dirinya meminta agar para sangadi memberi data akurat terkait potensi desa. Ini sangat penting untuk merealisasikan program pemerintah yang ada di desa. “Bagaimana akan mulai kalau tidak tahu kebutuhan real di desa. Kita kerja sama, berikan data tentang potensi real desa,” tuturnya.
Ya, kenaikan tunjangan sangadi dan perangkat desa ini merupakan janji kampanye Yasti dan Yanny. Dalam pertemuan perdana dengan seluruh sangadi tersebut. “Saya tegaskan, akan memenuhi janji ini, namun kita harus komitmen bersama untuk membangun Bolmong,” tutup Yasti. (Ind)




