LifeStyle

Resmi Dirilis, Pokemon GO Kotamobagu Jaring Puluhan Anggota

Tampak, Ridho yang sedang berburu monster Pokemon Go di halaman warung Kopi Jarod
Tampak Ridho yang sedang berburu monster Pokemon Go di halaman warung Kopi Jarod

ProBMR, KOTAMOBAGU–Sejak resmi dirilis di Indonesia, game Pokemon Go kini sudah ‘mewabah’ di masyarakat. Pecinta game ini bukan hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa bahkan orangtua.

Di Kota Kotamobagu, ada komunitas yang menamakan dirinya Pokemon Go Kotamobagu (PGK). Sejak dibentuk sekitar beberapa hari yang lalu, komunitas ini kini sudah memiliki 25 anggota.

“Kami di sini bisa menambah relasi, teman baru dan  sharing para pecinta game Pokemon Go, intinya sih silaturahmi antar sesama Pokemon Trainners (sebutan untuk pengguna game Pokemon Go). Kemungkinan jumlah anggotanya pun akan terus bertambah,” kata Ridho Damopolii, Ketua PGK.

Sejak Pokemon Go muncul beberapa waktu lalu, sudah ada pemberitaan soal dampak dari permainan ini, seperti kecelakaan lalu lintas hingga memasuki objek vital tanpa izin. Menurut Ridho, dampak negatif dari permainan ini dikembalikan lagi kepada penggunanya.

“Kecelakaan itu salah orangnya, bukan salah gamenya. Karena sebenarnya Pokemon Go dimainkan bukan pada saat naik mobil atau motor karena itu berbahaya, sama halnya seperti sedang menelepon dan SMS. Sampai sejauh ini, belum ada sih hal-hal yang berdampak negatif di komunitas kami dan mudah-mudahan tidak ada,” ungkap pria yang hobi Game ini.

Komunitas PGK memiliki agenda utama yaitu berburu monster pokemon di suatu tempat. Biasanya, anggota komunitas ini berkumpul setiap hari libur untuk menentukan lokasi perburuannya atau pokestop.

Saat ProBMR.com berbincang dengan PGK, kebetulan komunitas ini sedang berburu monster pokemon di Komplek Warung Kopi Jarod yang terletak di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur. Kata Ridho, di lokasi tersebut terdeteksi banyak monster pokemon.

“Kalau dilihat di kolom near by di aplikasi Pokemon Go, ada banyak Pokemon terlihat. Kalau mau dapat ya tinggal berjalan untuk mencarinya,” kata Ridho.

Ridho mengaku baru sekitar seminggu bermain Pokemon Go. Saat ini ia sudah mencapai level 15 dengan jumlah koleksi 50an monster pokemon.

“Bisa jadi banyak juga yang main pokemon di sini (Komplek Jarod Kotamobagu), soalnya ada banyak pokestop juga. Bisa jadi para Pegawai swasta maupun Negeri yang juga bermain tanpa sepengetahuan atasannya karena memang game ini sedang booming” katanya. (Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close