
BOLMONG – Ini pertanda awas bagi warga yang meninggalkan rumah untuk Sholat Tarawih. Seperti yang dialami Suparmin (32) warga Desa Mopuya Utara I Kecamatan Dumoga Utara, Selasa (7/6). Ia kaget saat pulang sholat Tarawih sekitar pukul 20.30 wita rumahnya sudah acak-acakan, setelah dicek uang Rp 3 juta dan sebuah telepon seluler raib dibawa maling. Setelah diperiksa, pencuri masuk dari pintu belakang dengan mencongkel engsel pintu. Padahal, rumah Suparmin berada tepat di depan Mesjid Al Hidayah tempat ia sholat Tarawih.
Sangadi (kepala desa) Mopuya Utara I Susanto membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Menurutnya, ini juga pelajaran kepada warga lainnya. ”Ini pembelajaran untuk kita. Kuncilah rumah saat hendak sholat tarawih. Apalagi, saat orang rumah juga tak ada,” kata Susanto. Senada juga dikatakan Camat Dumoga Utara I Ketut Kolak SSos MKes. Menurutnya, kewaspadaan justru harus ditingkatkan di momentum seperti ini, karena pasti ada oknum-oknum yang memanfaatkan dan memantau aktivitas pemilik rumah. ”Lebih tingkatkan lagi kewaspadaan. Dalam keadaan bagimana pun, termasuk saat pergi sholat,” kata Kolak. (sal)



