
Amazing…! Kata itulah yang layak dan pantas disematkan ke dalam sanubari masyarakat Kepulauan Sangihe. Hujan gerimis seolah menjadi penyemangat, mengarungi badai dari pulau kecil, pun dijadikan chalenge, terbatasnya luas lokasi bukan juga problema.
Semua itu dilakukan dengan penuh semangat ketulusandemi untuk bertemu langsung dengan para idola mereka.
Megawati Soekarnoputri, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. Merekalah idola yang juga selalu menampilkan semangat pengabdian.
Dalam sekejap, Kota Tahuna pun berubah warna menjadi merah total (Metal), warna ciri khas partai pimpinan Megawati, PDI Perjuangan. Mulai dari spanduk, panji, baliho, semuanya terpajang indah, terpampang rapih dan berkibar di angkasa.
Seakan pemandangan itu menjadi wujud nyata dari sebuah salam rindu buat Megawati dan untuk Olly Dondokambey – Steven Kandouw (ODSK), menjadi ucapan selamat datang yang menyentuh kalbu setiap insan di wilayah itu.
“Sejak lama saya memendam kerinduan ini. Bisa bertemu dengan ibu Megawati. Dan selama itu pula, saya selalu yakin akan tiba masanya. Dan hari ini, semuanya menjadi kenyataan,” ungkap salah satu bapak dengan penuh haru tapi terlihat semangat.
Histeria massa saat mendengarkan pidato politik Megawati, Olly dan Steven, kian menguatkan salam Metal dari warga kepulauan untuk calon pemimpin Sulut.
Waktu yang relatif singkat bagi warga bukanlah penghalang untuk terus mengorbakan semangat, sebaliknya dijadikan momen spesial guna mengobati kerinduan yang telah terpendam lama, melihat secara langsung dan sangat dekat, karisma Megawati, putri Sang Proklamator dan Presiden pertama RI Soekarno, yang menyapa warga sambil membawa pesan perjuangan tak pernah berhenti, yang untuk Sulut, perjuangan itu akan diletakkan di atas pundak Olly – Steven.

Salam Metal untuk Olly – Steven, juga terasa sangat kuat didengungkan. Salam itu pula seakan mementahkan setiap isu negatif yang destruktif terhadap dua sosok ini.
“Biar berada di kepulauan, kami sangat mengetahui apa yang berkembang terkait pencalonan pak Olly Dondokambey dan Pak Steven Kandouw. Terlalu banyak isu miring, itu kami tahu. Namun, yang ada di dalam hati kami ini adalah kemurnian melihat mana yang sesungguhnya punya niat baik dan telah membuktikan dirinya sebagai pendengar sekaligus menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat. Dan, kami sangat mengetahui kalau hal itu ada dalam diri pak Olly dan pak Steven, karena memang keduanya sudah berbuat,” tutur Agus didampingi sejumlah rekan, yang mengaku sudah berada di Tahuna sejak sehari sebelumnya.
Baginya, pelbagai isu negatif yang dialamatkan kepada Olly – Steven, justru semakin meneguhkan mereka perihal siapa sebetulnya yang paling layak untuk memimpin Sulut. Diakuinya, selama masa kampanye berjalan ini, melalui jejaring sosial, semua tim ODSK selalu menampilkan kegiatan – kegiatan serta menjabarkan apa yang menjadi visi dan misi ODSK.
Semua itu menjadi pendidikan politik yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk mereka yang ada di kepulauan
“Untuk pak Olly dan pak Steven, mari kita berjuang bersama – sama. Dengan bersatu, perjuangan ini tidak akan bisa dihalangi, apalagi hanya oleh isu – isu murahan. Apapun itu, percayalah, kami warga kepulauan tidak mudah dipengaruhi, sebaliknya sangat mudah memberi dukungan moral kepada figur yang bekerja untuk kepentingan rakyat, dan itu adalah anda berdua, ODSK..merdekaa..!” (Fik/mediacenter)



