Bolmong

Batalkan Open House Idul Adha, Bupati Yusra Bawa Makanan dari Rudis ke Lokasi Banjir

BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, membatalkan agenda lanjutan open house Hari Raya Idul Adha di rumah dinas bupati. Orang nomor satu di Kabupaten Bolaang Mongondow itu memilih turun langsung ke tiga desa yang terdampak musibah banjir bandang.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Bahkan, seluruh makanan yang telah disiapkan untuk kegiatan open house di rumah dinas bupati langsung dialihkan dan disalurkan kepada warga terdampak banjir.

Kepala Bagian Umum Setda Bolmong, Steven Tandayu, membenarkan instruksi Bupati Yusra Alhabsyi tersebut.

“Iya benar, berdasarkan perintah pak bupati open house Idul Adha tidak dilanjutkan, dan semua menu makanan yang tersaji di rumah dinas diantar ke desa-desa terdampak bencana,” kata Steven.

Ia menjelaskan, seluruh makanan yang telah tersedia kemudian dipacking ulang untuk selanjutnya didistribusikan langsung kepada masyarakat di lokasi terdampak banjir bandang.

“Kloter pertama sudah 300 pack, kedua juga 300 pack. Target kami hingga seribu packing menuju ke masyarakat terdampak di tiga desa,” pungkas Steven.

Langkah cepat yang dilakukan Bupati Yusra Alhabsyi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang sedang membutuhkan bantuan di tengah perayaan Hari Raya Idul Adha.

Sejak sore hari, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati turut turun langsung meninjau kondisi warga di lapangan. Keduanya memastikan seluruh perangkat daerah bergerak cepat melakukan penanganan darurat demi keselamatan masyarakat. Saat ini pemerintah daerah fokus pada penyelamatan warga dan penanganan cepat di lokasi terdampak. Seluruh personel terkait dikerahkan untuk membantu masyarakat. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close