Ini Data Sementara Hasil Asesment Terhadap Terdampak Puting Beliung di Kembang Merta Bersatu

BOLMONG– Sampai saat ini, Personil TRC-PB BPBD Bolmong, masih terus melakukan pendataan jumlah kerusakan dan korban terdampak angin puting beliung empat desa tepatnya di Kembang Mertha Bersatu yang saat ini mengungsi dan lokasi pengungsian.
Kepala BPBD Bolmong Haris Dilapanga mengatakan, kendala yang dihadapi dalam proses asesment, listrik masih padam sehingga menyulitkan tim asesment TRC-PB untuk pendataan. “Ya, listrik masih padam akibat banyaknya rumah rusak berat.
Dia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini yakni makanan siap saji, terpal, dan perlengkapan tidur karena banyaknya masyarakat korban yang mengungsi
Adapun kata dia empat desa yang terdampak musibah puting beliung ini masing-masing Desa Kembang Mertha, Desa Kembang Sari, Desa Amertha Buana, Desa Amertha Sari.
“Satu orang luka ringan atas nama Jero Tirta (55) warga Desa Kembang Mertha Dsn. II, dan satu orang mengalami trauma dan di rawat di Klinik Medika Jaya Mopuya atas nama Ni Putu Sumarsih (49),” jelasnya.
Lanjutnya, hujan dengan Intensitas tinggi di sertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba pada pukul 14.25 Wita, akibatkan banyaknya rumah yang rusak.
“Setelah menerima informasi dari pemerintah desa dan masyarakat desa Kembang Mertha melalui Call Center PUSDALOPS-PB, BPBD Bolmong langsung merespon dengan menurunkan Personil TRC-PB untuk melakukan Assesment di lokasi kejadian,” katanya.
Data Sementara Hasil Asesment Personil TRC-PB Hingga Pukul 20.30 Wita:
Desa Kembang Mertha
18 Rumah Rusak Berat
14 Rumah Rusak Ringan
1 Gedung SMP dan TK Budi Luhur Rusak Ringan
2 Tempat Ibadah (Pura) Rusak Berat
1 Tempat Ibadah (Pura) Rusak Ringan
Desa Kembang Sari
5 Rumah Rusak Ringan
Desa Amertha Buana
3 Rumah Rusak Berat
32 Rumah Rusak Ringan
Desa Amertha Sari
28 Rumah Rusak Berat
16 Rumah Rusak Ringan
1 Tempat Ibadah (Pura) Rusak berat
Sumber BPBD Bolmong.



