Bolmong

Penggunaan Dana PAUD Diminta tak Ada Intervensi

Renti Mokoginta
BOLMONG— Dana Bantuan Operasial Anak Usia Dini (PAUD) diimbau jangan diselewengkan. Hal tersbut dikatakan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Bolaang Mongondow (Bolmong), Toni Tumbelaka.
“Untuk pengadaan buku dan alat peraga jangan ada intervensi. Biarkan saja kepada pengelola PAUD yang ada di bolmong,” ungkapnya
Dirinya berharap, peristiwa seperti tahun 2017 lalu terkait dugaan intervensi dan pungli BOP PAUD supaya tidak kembali terjadi. “Tahun lalu biarlah menjadi bahan pelajaran dan koreksi. Untuk tahun ini kami akan lakukan pengawasan yang lebih ketat lagi,” tegasnya.
Diketahui, dana bantuan PAUD untuk Bolmong pada tahun 2018 ini mengalami penurunan dari tahun 2017 lalu. Jika tahun lalu dananya sekitar Rp 1,8 M, maka pada tahun ini hanya Rp 1,2 M. Anggaran yang berasal dari pemerintah pusat melalui dana APBN ini diperuntukkan bagi lembaga-lembaga PAUD yang resmi terdaftar di Dinas Pendidikan se Kabupaten dan kota untuk membiayai keperluan yang ada di lembaga tersebut, yang diantaranya pengadaan buku, Alat Peraga (AP) dalam dan luar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Bolmong, Renti Mokoginta mengatakan, bahwa dananya tinggal menunggu pencairan dari pusat. Menurutnya, tahun lalu dananya langsung masuk ke rekening pengelola. “Untuk pengadaan buku dan AP dalam maupun luar menjadi kewenangan pengelola dengan pihak ketiga,” jelasnya.
Dia menegaskan dalam pengadaan tersebut, pihaknya tidak akan mengintervensi. “Saya sudah tegaskan ke bagian PAUD agar tidak boleh mengintervensi, karena akan ada sanksi. Kalau pengawasan itu wajib. Saat ini hanya ada Sepuluh perusahaan yang boleh menyalurkan AP dan buku di Bolmong,” katanya mengakhiri. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close