Bolmong

Cegah DBD, Dinkes Lakukan Foging di Dumoga Utara

BOLMONG– Cegah penyakit Demam Berdara (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) fokus turun lapangan untuk memberantas dan mencegah penyakit berbahaya ini.

Buktinya akhir-akhir ini tim Dinkes Bolmong terus turun di dataran Dumoga. Sementara hari ini Jumat (26/1) tim juga turun di Kecamatan Dumoga Utara, Desa Mopuya Utara.

Plt Kadis Kesehatan (Dinkes) Dr Sahara Albugis MPHM, mengatakan, tindak lanjut dari hasil Penyelidikan Epidemiologi guna memutuskan matarantai penularan penyakit DBD, maka pihaknya langsung menurunkan jajaran Dinkes melakukan fogging. “Karena di Desa ini sudah ada kasus DBD yang mengakibatkan korban dirawat di rumah sakit, maka saya langsung mengintruksikan kepada jajaran untuk melakukan fogging. Tapi alhamdulillah keluarga yang mengalami penularan DBD sudah sehat, ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif,” ungkap Sahara.

Dengan adanya peningkatan kejadian DBD di Sulut, Sahara menuturkan, kegiatan fogging ini adalah kegiatan lanjutan setelah adanya penyuluhan kepada masyarakat di lokasi kejadian. “Apabila ada masyarakat yang terkenak DBD, saya berharap secepatnya melapor kepada petugas kesehatan terdekat. Pastinya langsung diobati, pokoknya jangan segan-segan ketika sudah merasa tertular penyakit ini,” harapnya

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Wiyono SST menjelaskan, tahun 2018 sudah ada Empat kasus, dan sudah Tiga kali melakukan fogging. “Fogging selanjutnya dalam waktu persiapan, pastinya kami akan lebih melakukan jemput bola untuk mencegah penularan penyakit DBD ini,” kata Wiyono.

Lanjutnya, dalam bakti massal ini dimotori langsung oleh Camat Dumoga Utara, Kapolsek, hingga lintas sektor terkait, sehingga pada saat foggingpun kata dia, para anggota polsekpun turun bersama-sama terlibat dalam membantu masyarakat. “Dinkes sangat mengucapkan terimakasih kepada Camat, kapolsek dan semua pihak yg telah membantu kegiatan ini. Kami juga berharap akan kesadaran masyarakat untuk saling menjaga kondisi lingkungan agar tetap bersih, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit ini. Dan yang paling penting juga jangan lupa, 3M Plus, Menguras Menutup Mengubur. Sehingga terhindar dari gigitan nyamuk,” harapnya mengakhiri. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close