Kotamobagu

Kawasan Wisata di Kotamobagu Ditetapkan

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kotamobagu, Moh. Agung Adati, memberikan penjelasan tentang pengembangan pariwisata di Desa Kobo Kecil beberapa waktu lalu.

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mengembangkan kawasan periwisata di Kota Kotamobagu, berbuah manis. Hal ini terbukti dengan diterbitkanya Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang penetapan kawasan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Perwako itu mengatur tentang lokasi yang menjadi Desa Wisata yang akan dikembangkan pemerintahan ke depan,” kata Kepala Disbudpar Kota Kotamobagu, Moh. Agung Adati, Senin (30/10).

Menurut Agung, Perwako yang dikeluarkan Wali Kota Kotamobagu,  Tatong Bara  berpedoman pada rencana induk pengembangan pariwisata (Rippda) Kota Kotamobagu dan rencana tata ruang Kota Kotamobagu. Dimana, ada Enam lokasi wisata yang akan dikembangkan.

“Wali Kota menyerahkan Perwako saat membuka Jambore pemuda yang dilaksanakan oleh KNPI di Desa Kobo Kecil, Sabtu (28/10),” kata Agung

Enam lokasi wisata itu diantaranya, Air Terjun Molimpungan yang ada di Desa Kobo Kecil, Air Terjun Mongkonai yang ada di Kelurahan Mongkonai Barat, Air Terjun Boliangonan yang ada di Desa Poyowa Besar II, Air Terjun Mobuya yang ada di Desa Poyowa Besar II, Air Batu Putih yang ada di Desa Bilalang I, dan Gunung Sia di Desa Sia.

Pengembangan sektor pariwisata, kata Agung,  sangat potensial untuk pemberdayaan ekonomi rakyat dan mempunyai multiplier effect yang sangat luas. Menurutnya usaha di sektor pariwisata terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan ekonomi rakyat.

“Konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan langkah efektif untuk menjadikan sektor pariwisata memberikan manfaat optimal kepada masyarakat,” ungkapnya. (ddj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close