Pemkab Gelar Musrembang RPJMD 2018-2022

BOLMONG– Untuk menyerap masukan dan saran dari seluruh pemangku kepentingan di Bolmong, sebagai bahan penyempurnaan rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Nenengah Daerah (RPJMD) Bolmong tahun 2018-2022. Pemkab laksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) RPJMD Tahun 2017-2022 di lantai II Kantor Bupati Kamis, (5/10).
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bolmong atas pelaksanaan kegiatan yang sangat penting dan strategis ini. “Ini juga untuk mendapat masukan dan saran dari seluruh pemangku kepentingan di daerah ini, serta sebagai bahan untuk penyempurnaan rancangan akhir RPJMD Bolmong tahun 2018-2022,” ungkap Yasti.
Ditambahkan, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, menyebutkan bahwa RPJMD memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum dan program perangkat daerah, serta lintas perangkat daerah dan kewilayahan disertai dengan rencana kerja, dalam kerangka regulasifan pencanangan yang bersifat indikatif, sesuai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. “Keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam penyelesaian visi dan misi, serta program pembangunan daerah, merupakan salah satu perwujudan dari pendekatan perencanaan partisipatif, dalam menentukan arah dan skala prioritas pembangunan daerah. Mengingat bahwa RPJMD yang akan ditetapkan dengan Perda, yang merupakan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan pembangunan. Ini guna menuju masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur,” tambahnya.
Melalui forum musrembang RPJMD ini lanjut Yasti, kita semua berharap akan menghasilkan suatu rumusan kesepakatan. Dalam perencanaan berbagai program pembangunan yang sifatnya strategis dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat. “Sehingga program yang direncanakan dapat berdayaguna dan berhasil, dan tentunya semua ini dapat terwujud dengan baik melalui koordinasi lintas sektoral. Bukan hanya pada tahapan penyusunan perencanaan, tetapi harus sampai pada pelaksanaan dan pengawasan berbagai pembangunan di daerah ini serta menjadikan Bolmong yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik lagi,” tutupnya. (Ind)



