Di Bolmong, Puskesmas Ini tak Miliki Dokter

BOLMONG– Bolmong masih kekurangan tenaga dokter. Tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tak miliki tenaga dokter. Kepala Dinas Kesehatan Julin Ester Papuling mengatakan, Puskesmas yang tak miliki tenga dokter tersebut masing-masing Puskesmas Maelang, Bilalang dan Tanoyan.
“Untuk dokter di Puskesmas Maelang sudah ditarik ke Dinas, sedangkan dokter di Puskes Bilalang melanjutkan sekolah, sementara di Puskesmas Tanoyan sudah habis masa kontrak,” ungkapnya (5/9).
Terkait hal tersebut, menurut Papuling pihaknya akan berkonsultasi dengan BPJS dan Puskesmas terdekat. “Supaya nantinya bisa membantu masyarakat berobat, kami akan melakukan kerjasama dengan Puskes terdekat untuk membantu tiga Puskesmas ini. Langkah ini sudah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 75 Tahun 2013,” jelasnya.
Dirinya juga akan mengusulkan kepada pihak Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian Pelatihan dan pendidikan (BKPP), untuk pemerataan para dokter di puskesmas. Untuk itu juga kata dia, kami mengusulkan untuk penambahan dana untuk para dokter. “Tunjangan saat ini masi rendah, tapi kita usulkan dananya dinaikan. Ini juga nantinya bisa menarik para dokter datang ke bolmong,” ujarnya.
Ditambahkan, dari 17 Puskemas yang ada di Bolmong. Rawat inap ada Enam. Masing-masing Puskes Lolak, Inobonto, Maelang, Poigar, Imandi dan Mopuya. Namun diketahui paling priorita adalah puskes Maelang. Sebab dalam persiapan akreditas. “Dengan kekurangan dokter ini, muda-mudahan secepatnya karena harus melakukan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” bebernya.
Diketahui, Pegawai Tidak Tetap (PTT) Daerah ada Enam Dokter dan sudah dikontrak per tahun. Yakni selama 2017 ini. Sedangkan Dokter Pegawan Negeri Sipil (PNS) ada Sepuluh serta tenaga kesehatan 423 dan sudah tersenar ke Rumah Sakit (RS) dan suluruh Puskesmas yang ada. (Ind)



