Yasti: Dumoga Utara Barometer Kerukunan di Indonesia

BOLMONG – Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengakui Kecamatan Dumoga Utara adalah barometer kerukunan di Indonesia. Pernyataan itu diungkap bupati pada sambutan perayaan pesta karnaval lintas etnis dan budaya di lapangan olahraga Desa Mopuya Utara Kecamatan Dumoga Utara, Jumat (18/8). ”Wilayah ini dikenal sebagai Indonesia Mini. Berbagai suku, agama dan ras hidup rukun disni. Teruslah pelihara suasana kekeluargaan ini, dan perlihatkan kepada daerah lain bahwa kita bisa,” kata bupati Yasti. Mantan anggota DPR RI ini juga menilai, bahwa acara seperti ini lebih mempererat hubungan emosional di antara warganya yang berasal dari berbagai kultur. “Ini adalah bukti bahwa perbedaan-perbedaan yang ada di Dumoga Utara merupakan suatu rahmat yang tak ternilai harganya,” ujar Yasti.

Sudah menjadi agenda rutin tahunan, warga yang tersebar di Kecamatan Dumoga Utara selalu memperingati HUT RI dengan suasana yang semeriah mungkin. Setelah melakukan upacara tepatnya tanggal 17 Agustus yang dipusatkan di lapangan Mopuya, tanggal 18 Agustus, ribuan warga seantero Dumoga Utara dan kecamatan sekitar larut dalam perayaan pesta karnaval dan berbagai lomba lainnya seperti zumba, qasidah, gerak jalan, panjat pinang. Para peserta karnaval kemerdekaan ini pun datang dari berbagai desa yang tersebar di salah satu wilayah yang dikenal sebagai lumbung beras, dari siswa-siswi TK, SD, SMP dan SMU, ibu-ibu PKK, lembaga-lembaga adat dan agama, serta masyarakat luas.

”Setiap tahun kami harus menambah jarak tempuh yang akan dilalui peserta karnaval, karena tiap tahun pesertanya makin bertambah. Syukurlah acaranya selalu sukses,” kata Camat Dumoga Utara Ketut Kolak SSos MKes. Sementara, Bank SulutGo Cabang Mopuya turut berpartisipasi dengan mengadakan lomba panjat pinang dengan berbagai hadiah dan tropi menarik. Asisten II Pemkab Bolmong Ir Sonda Simbala membuka resmi pawai karnaval. (sal)



