Stempel Polda Metro hingga e-KTP Juga Dipalsukan di Tambora

Polda Jawa Barat menggerebek rumah percetakan surat dan ijazah palsu di Gang Siaga I, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat. Di rumah tersebut, tergeletak berbagai ijazah dari SD sampai S2.
Berbagai ijazah palsu dari SD hingga S2 ditemukan di rumah percetakan yang digerebek di Gang Siaga I, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat. Tak hanya ijazah, pelaku juga mencetak surat berharga lainnya, seperti surat tanah, SKCK, dan e-KTP.
“Produsen dokumen palsu ini telah memiliki stok kertas dari berbagai tahun sehingga ini sangat sulit dideteksi keasliannya di Labfor. Jadi ada kertas dari tahun 2006 sampai 2017 itu ada,” ucap Direskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana kepada wartawan di TKP, Selasa (8/8/2017).
Selain kertas, di ruang tengah tergeletak berbagai stempel dari berbagai instansi. Bahkan stempel Polda Metro Jaya pun ada.
“Sampai stempel Polda Metro Jaya dipalsukan. Terus stempel dari setiap universitas di Indonesia juga ada,” ucap Umar.
Pengerjaan surat dan sertifikat palsu di rumah ini tergolong rapi. Sangat sulit membedakannya.
“Cap sudah bagus, pakai hologram, sudah disatukan dengan stiker, fisik kertas di labfor pasti identik,” kata Umar.
“Jadi kami harus cek ke instansi yang mengeluarkan, sudah pernah dikeluarkan belum dokumen dengan nomor sekian, kalau ada nomor ganda berarti palsu,” sambungnya.
Umar mengaku terkejut. Sebab, saat berniat membongkar kasus pemalsuan surat sertifikasi guru dengan agen YY, ternyata rumah itu juga memalsukan surat berharga lainnya.
“Awalnya, kami ingin menelusuri tentang pencetakan surat sertifikasi palsu, ternyata yang kami temukan lebih dari itu. Ada KTP, SKCK, KK, surat tanah, bahkan ijazah,” ucapnya.
Polisi menahan TM dari penggerebekan itu. Sedangkan T selaku pemilik rumah masih jadi buron.
detik.com



