BolmongPolitik

Pelantikan YaYa Terus Dipacu

Y2

BOLMONG— Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow  (Bolmong) dipastikan tanpa gugatan. Ini berarti, proses pelantikan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati terpilih Yasti Mokoagow dan Yanny R Tuuk (YaYa) mulus.

Saat ini masyarakat Bolmong menanti sikap Gubernur Olly Dondokambey terkait waktu pelantikan pemimpin baru ini. Meski hingga saat ini, belum ada kepastian dari Olly terkait waktu pelantikan. Namun, penantian itu sepertinya tak akan berlangsung lama.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Pimipinan (TUP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Teguh Krisjati mengatakan, pemkab tinggal menunggu hasil pleno penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolmong. “Apabila hasil pleno sudah ada, Pemkab segera menindaklanjuti untuk mengirim surat ke pemprov dalam hal ini Gubernur Sulut,” ungkapnya.

Ditambahkan, nantinya berkas administrasi yang akan diantar ke pemprov itu, merupakan dasar untuk diterbitkan SK. “Sekaligus pelantikan bupati dan wakil bupati hasil Pilkada, 15 Februari lalu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bolmong Fahmi Gobel, menerangkan, sebagaimana tahapan Pilkada Bolmong 2017, rapat pleno penetapan cabup dan cawabub Bolmong terpilih pada  8, 9 dan 10 Maret. “Kami telah menjadwalkan tanggal 9 Maret, tepatnya, Kamis pekan ini,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya akan menggelar rapat pleno penetapan calon terpilih, itu berdasarkan surat pemberitahuan dari Mahkaman Konstitusi (MK). “Surat tersebut merupakan dasar atau acuan pelaksanaan tahapan selanjutnya dan hingga kini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari MK,” terangnya.

Terkait lokasi rapat pleno penetapan, pihaknya belum dapat memastikan. “Pelaksanaan rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2017-2022 akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret,” tuturnya.

Menariknya, Yanny sendiri mengaku tak ada pengaruh sama sekali terkait waktu pelantikan dengan visi-misi yang dia jual bersama Yasti dengan waktu pelantikan. Ia bahkan mengatakan, telah meminta Gubernur tidak perlu buru-buru. “Saya dan Ibu Yasti sudah bilang ke Pak Gubenur, minta pelantikan, akhir April saja. Tidak masalah,” Pungkasnya. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close