Berniat Pindah Ternak Sapi, Nasib Hajar Berujung Maut

BOLMONG— Naas, nasib yang dialami Hajar Latama (32) warga Nonapan yang berprofesi sebagai petani dan peternak hewan. Pria ini sempat menghebohkan warga sekitar. Pasalnya, saat hendak memindahkan ternak sapi miliknya di muara Sungai Nonapan Kecamatan Poigar barakhir maut Kamis (9/2) Pukul 16.00 Wita.
Terinformasi, pada saat korban hendak menyeberang sungai, korban yang pada saat itu bersama temannya Dimas Adipati (14) sudah bersiap menyeberang sungai, tetapi dilarang oleh Dimas dan menawarkan jasanya agar dirinya yang memindahkan hewan ternak tersebut, karena kondisi korban yang dalam keadaan sakit. Pada saat Dimas sudah menyeberang sungai, dan berbalik arah kemudian hendak melihat korban yang menurut perkiraannya masih berada ditepi sungai, Dimas kaget karena korban sudah tidak berada di pinggir sungai lagi, dan hanya mendapati pakaian korban ditepi sungai.
Setelah Dimas mengetahui korban menyeberang dan hanyut, dirinya langsung meminta bantuan kepada masyarakat untuk mencari korban di muara sungai tempat lokasi hilangnya korban. Masyarakat langsung bergotong royong mencari korban di sungai.
Kepalaa Badan Penanggulan Bencana Daera (BPBD) Bolaang Mongondow (Bolmong) Channy Wayong mengatakan, saat menerima informasi orang hanyut tersebut pihaknya langsung merespon dengan menurunkan dua personil untuk asesment awal ke lokasi kejadian. “Tetapi karena sudah malam dan tidak memungkinkan untuk dilakukan Operasi SAR, pihak BPBD melalui Komandan TRC langsung berkoordinasi dengan Polsek Poigar dan Sangadi Nonapan untuk rencana operasi SAR pada keesekon harinya mengingat PROTAP atau SOP dalam operasi SAR tidak dimungkinkan dilakukan pada malam hari karena berkaitan dengan visual dan keselamatan personil TRC,” ungkap Wayong.
Ditambahkan, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Polsek Poigar, Personil TRC yang diturunkan di lokasi hanya bersifat memantau karena keluarga korban dan masyarakat tetap ngotot untuk melanjutkan pencarian korban. “Kerja keras keluarga korban dan masyarakat tepat Pukul 21.40 Wita akhirnya membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meningal dunia,” tutupnya. (Ind)



