Puluhan Unggas Mati Mendadak, Ternyata Bukan Flu Burung

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Hasil identifikasi Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu terhadap penyebab kematian 37 unggas di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (30/5/2018) kemarin, ternyata bukan disebabkan oleh flu burung.
“Tadi siang kita memeriksa bangkai dua ekor ayam yang tersisa. Hasilnya negatif. Penyebabnya hanya penyakit ayam biasa, yaitu avian influenza,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Samsul Hidayat Lasena.
“Dalam sepekan terakhir kita mendapat laporan dari warga ada 37 ayam yang mati mendadak. Itu sudah kita tindaklanjuti. Tadi siang kita memeriksa bangkai dua ekor ayam yang tersisa. Hasilnya negatif. Penyebabnya hanya penyakit ayam biasa, yaitu avian influenza,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Samsul Hidayat Lasena.
Dia menerangkan, selain di Kelurahan Motoboi Kecil, kejadian yang sama juga terjadi di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur. Sekira dua tahun yang lalu, dua kelurahan tersebut dan beberapa desa dan kelurahan lainnya pernah diserang virus flu burung.
“Di Matali itu ada 21 ekor ayam dan tujuh ekor itik. Setelah kita chek ternyata tidak ada,” terang Samsul.
Menurutnya, Dinas Pertanian dan Perikanan sudah berulang kali menyampaikan kepada warga untuk berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan unggas.
“Perubahan cuaca juga rentan dengan serangan penyakit ke unggas. Ini harus diantisipasi dan perlu diwaspadai dengan menjaga kebersihan kandang, apa terlebih di musim yang tidak menentu seperti sekarang ini, sedapat mungkin membatasi pemasukan ternak dari daerah wabah, semisal dari Boltim. Kalaupun ada ternak yg terlanjur di beli, agar di kurung terpisah dengan ternak peliharaan, apalagi Kota Kotamobagu pernah ada kasus seperti ini (flu burung),” imbuh Samsul. (ddj)




