Banjir Kritikan, Disdukcapil tak Maksimal

BOLMONG— Tersedianya blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El), di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bolaang Mongondow (Bolmong), mendapat permasalahan tersendiri. Pasalnya, dengan adanya blanko KTP-El tersebut, banyak warga berbondong-bondong menuju kantor Disdukcapil, baik menjemput KTP-El serta ada yang melakukan perekaman. Akibatnya warga yang berkunjung di kantor Disdukcapil membludak.
Hal ini pun mendapat kritikan sejumlah warga, karena tidak mendapat pelayanan maksimal dari pegawai Disdukcapil. “Mendengar kabar sudah adanya blanko KTP-El kami sangat senang. Tapi ternyata kami harus banyak mengantri dan harus bolak balik dari jarak yang jauh dari kantor ini. kadang ada warga yang saling adu mulut karena saling senggol saat pengurusan,” ungkap sejumlah warga.
Harmin Mamonto yang mengaku warga Dumoga mengatakan, seharusnya ada langkah antipasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghadapi masalah seperti ini. “Apa tidak ada cara lain supaya pelayanan bisa maksimal? Kalau terus mengantri seperti ini, nantinya waktu tidak cukup dan harus bolak-balik dari rumah ke kantor Disdukcapil, kan waktu kami terkuras,” ujarnya.
Menanggapi hal terebut, Sekretaris Disdukcapil Bolmong Farida Mooduto mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan untuk pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di masing-masing kecamatan. Akibat kerterbatasan dana, dan sumber daya manusia usulan itu urung direrima. “Padahal kalau sudah ada pegawai, bisa secara bergantian bertugas di sana (UPTD, red) warga tidak perlu jauh- jauh datang ke Disdukcapil,” katanya.
Terkait pelayanan yang belum bisa maksimal, Kadis Disdukcapil Bolmong Iswan Gonibala belum lama ini mengatakan, pihaknya sementara mengatur supaya pengambilan Blanko KTP-El bisa di kecamatan karena pastinya kalau diambil di Kantor Disdukcapil akan padat. “Meminta masyarakat untuk bersabar dan memakluminya, karena pegawai kami terbatas. Namun, kami juga sudah mengatisipasi kemungkinan terburuk, seperti padamnya listrik. Kami sudah menyediakan genset, sehingga kalau listrik padam, ativitas terus berjalan,” tutupnya. (Ind)




