Bolmong
Siswa SMP Wajib Ikut Keseluruhan UASBN

BOLMONG— Seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Bolaang Mongondow (Bolmong) wajib mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) secara keseluruhan.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Renti Mokginta. Menurutnya, siswa yang tidak mengikuti penuh ujian akhir selama empat hari tersebut tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). “Hasil ujian ini sangat menentukan sebab hasil dari UASBN akan dipakai mengisi nilai Ijazah, Surat Tanda Tamat Belajar (STTB). Jika tak ikut ujian ini maka dianggap tidak lulus,” ungkap Renti Mokoginta, Rabu (11/4).
Dia menambahkan, walaupun hasil ujian ditentukan oleh pihak sekolah, namun siswa diwajibkan tetap mengikuti ujian dengan hasil yang menjadi standar kelulusan secara nasional. “Memang kelulusan ditentukan oleh sekolah, namun dengan catatan harus mengikuti UASBN sebagai dasar kelulusan siswa,” ujarnya.
Dijelaskan, penyusunan soal UASBN dikerjakan oleh Pemerintah Pusat dan guru inti yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di setiap daerah. “25 persen sampai 30 persen dari pusat, sedangkan MGMP 75 persen sampai 80 persen dalam penyusunan soal ujian,” katanya mengakhiri. (Ind)



