Bolmong

Bupati Hadiri Muscab PAN Bolmong

BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Bolmong, di D’Talaga Resto, Sabtu (16/10). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPW PAN Sulut, Bobby Daud, Sekretaris DPW PAN Sulut Fuad Landjar, Ketua DPD PAN Kotamobagu Begie Gobel, Ketua DPD PAN Bolmong Fazal Alzagladi  dan Peserta Muscab dari PAN tingkat kecamatan dan ranting. Bupati Yasti dalam sambutannya mengakui, saat dirinya menjabat Anggota DPR-RI selama 2 periode yakni berawal dari PAN. Saat itu dirinya sungguh-sungguh bekerja hingga saling membesarkan satu dan lainnya. “Kita semua saling menjaga dan membesarkan, waktu itu partai PAN begitu kompak di Sulut, luar biasa saat itu baru tujuh kursinya, tiba-tiba menjadi tiga puluhan. DPR Provinsi yang sebelumnya hanya satu kursi, kini menjadi tiga. Begitupun DPR-RI,” ungkap Yasti. “Saya berharap kedepan kepemimpinan bagi DPW maupun DPD, yang sekarang didominasi milenial, insyallah PAN bisa kembali bersinar,” ujarnya.

Selain itu, kata Yasti. PAN juga turut mengusungnya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Bolmong, namun 90 persen kadernya tidak dengannya. “Itu harus saya jujur akui, waktu saya menjabat anggota DPR-RI luar biasa kerjasama kita, dan saya pun memberi diri untuk semua kader PAN di provinsi Sulut, tetapi ketika saya dikecewakan saat maju calon Bupati Bolmong,” katanya. Ia mengakui, sebagai manusia dirinya kecewa, karena merasa dikhianati oleh saudara-saudara yang awalnya saling mendukung dan membesarkan. “Bentuk kekecewaan saya, saya lebih baik introspeksi diri dan memilih diam daripada berontak,” kata dia.

Jelas Yasti, sebenarnya bagi dirinya jauh lebih ada manfaat bagi umat yakni sebagai anggota DPR-RI dibandingkan maju sebagai calon bupati saat itu. “Namun suasana saat itu tidak nyaman lagi, saya merasa sudah tidak ada artinya lagi bertahan di PAN. Jadi saya memilih untuk menjadi calon  bupati Bolmong. itupun saya tak terfikirkan, Saya ingat betul pendaftaran saat itu 21 September 2017, tanggal 10 saya sempat tugas negara di Polandia, tetapi paginya saya ditelefon Gubernur Olly Dondokambey dan menyampaikan agar saya maju mencalonkan Bupati dan diusung Partai PDI-Perjuangan dan sudah ditandatangani oleh ibu Megawati,” kata Yasti menjelaskan.

Ia pun merasa terharu, karena sekian lama ia bersama para kader PAN tak bertemu dan  akhirnya dipertemukan kembali. “Saya terharu berada di tengah-tengah kader PAN karena saya ingat betul perjalanan saya sebagai politisi dimulai dari partai ini. Ini hanya trhow back saja karena kita dulu dari tidak ada apa-apanya tiba-tiba besar. Nah dikepemimpinan saat ini saya ingatkan agar jangan hanya banyak bicara dan bekerja saja,” pungkasnya. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: