Bolmong

20 Incumbent Penghuni Gedung DPRD Bolmong Tumbang

BOLMONG — Hasil perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019, sudah dilakukan pleno di tingkat kecamatan, oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), belum lama ini.

Sementara Komisi Pemiluhan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bolmong, telah membuka pelaksanaan rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara, di tingkat Kabupaten Bolmong, sejak Selasa, (30/4) kemarin.

Meski begitu, untuk melakukan pleno hasil rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara di tingkat kabupaten, membutuhkan waktu tiga hari. Hal itu bisa dilihat lewat jadwal rapat pleno tingkat kabupaten oleh KPUD Bolmong, yang menetapkan per harinya bisa melakukan pleno hasil perhitungan suara sebanyak lima kecamatan. Jadi untuk 15 kecamatan di Kabupaten Bolmong dipastikan memakan waktu tiga hari.

Ini membuktikan bahwa, hingga saat ini pertanyaan masyarakat terkait siapa yang nantinya, akan duduk di kursi Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi/Kabupaten dan Kota, belum bisa terjawab.

Untuk DPRD Kabupaten Bolmong, informasi dihimpun dari berbagai sumber internal partai, dan prediksi siapa saja yang akan duduk di kursi di DPRD dari setiap Daerah Pemilihan (Dapil), diprediksi dari sebanyak 30 kursi DPRD Bolmong, 67 persen atau 20 anggota DPRD Bolmong wajah baru. Itu artinya incumbent yang bertahan di kursi DPRD Bolmong hanya tersisa sepuluh orang.

Pengamat Politik Bolaang Mongondow Raya (BMR) Muhamad Jabir saat dimintai tanggapan mengatakan, salah satu penyebab incumbent tak terpilih kembali adalah hasil yang diperlihatkannya pada saat menjabat.

Menurutnya, dalam kontestasi pemilihan, bagi pemilih itu adalah ajang pengahkiman untuk politisi dan partai politik. “Artinya siapapun yang mengikuti pemilihan pada Pemilu, saat itulah penghakimannya. Kalau para incumbent melakukan dosa-dosanya terlalu banyak dan sulit diampuni, tentu sulit terpilih, tapi kalau dia berkinerja baik, itulah yang dapat terpilih kembali,” ungkapnya.

Hal tersebut kata Jabir adalah salah satu faktor, tetapi faktor lainnya tentu mesin politik dari pada partai dan mesin poltik dari pada caleg-caleg itu sendiri yang menetukan. “Jadi tidak serta merta kemudian yang terpilih itu adalah orang baik semua. Menurut saya, perlu diuji juga kinerjanya ke depan,” kunci Peneliti Lintas Nusantara ini. (Ind)

Berikut Prediksi Incumbent yang Bakal Duduk di Kursi DPRD Bolmong Periode 2019-2024:

Dapil I : Tonny Tumbelaka (PDIP)

Dapil II : Marten Tangkere (Golkar)

Dapil III : Chindra Opod (Nasdem), Lesly Lanny Kaligis (PDIP), Sutarsi Mokodompit (PKB

Dapil IV : Mas’ud Lauma (PDIP), Abdul Kadir Mangkat (Golkar)

Dapil V : –

Dapil VI : Moh. Syahrudin Mokoagow (PKS), Welty Komaling (PDIP), I Ketut Sukadi (Golkar)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: