AdvertorialBolmong

Yasti Menerima Kunjungan Empat Perwakilan Kementerian RI

BOLMONG– Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), dibawah kepemimpinan Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup Yanny R Tuuk, untuk terus membangun hubungan dengan pemerintah pusat terus membuahkan hasil.

Bukinya, Pemkab Bolmong menerima kunjungan kerja dari perwakilan Empat Kementerian sekaligus. Mereka masing-masing, Dirjen Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Zulf‘ncar Mochtar, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, FX Sutijastoto, Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Bio Industri, Kementerian Pertanian, Bambang, dan Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum, Triono Junoasmono. Selain perwakilan empat kementerian, turut hadir Anggota IV BPK-RI Prof. Dr. H. Rizal Djalil, M.M.

Tamu kehormatan itu, disambut langsung Bupati Bolmong, Yasti Sopredjo Mokoagow, di Aula Gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Selasa (26/3).

Bupati Yasti mengatakan, suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Bolmong atas kunjungan yang menurut dia sangat lengkap. “Jarang sekali kedatangan tamu yang sangat lengkap seperti saat ini,” ungkap Yasti.

Dirinya berharap, kedatangan rombongan dari empat kementerian ini akan membawa dampak yang positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat bolmong. “Tentu diharapkan juga mampu menekan angka kemiskinan dan tentunya indeks pembangunan manusia (IPM) di bolmong akan naik,” harap Bupati.

Pada kunjungan tersebut, pihak Kementerian KKP dan Kementerian Pertanian juga memberikan sejumlah bantuan sarana pertanian, kelautan dan perikanan untuk nelayan, pembudidaya, pelaku usaha perikanan dan petani di wilayah Kabupaten Bolmong.

Total bantuan yang diserahkan KKP berjumlah Rp 8,2 miliar dan bantuan dari Kementerian Pertanian sejumlah Rp 1,6 miliar. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Anggota IV BPK RI, Rizal Djalil, kepada Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow.

“Bantuan yang diberikan tidak hanya menyentuh satu sisi, tetapi menyeluruh. Di samping bantuan faktor produksi, juga bantuan permodalan, pendidikan, bahkan bantuan perlindungan nelayan berupa premi asuransi. Para pelaku usaha kelautan dan perikanan akan terus kita dorong untuk mampu mengelola bantuan pemerintah secara optimal agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian,” kata Zulficar Mochtar. (Ind/Adve)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: