Kotamobagu

Lomba “Burung Berkicau” Walikota Cup, Kotamobagu Sabet Juara Umum

Suasana lomba burung berkicau dalam rangka memeriahkan HUT Kota Kotamobagu Ke-8 Tahun 2015
Suasana lomba burung berkicau dalam rangka memeriahkan HUT Kota Kotamobagu Ke-8 Tahun 2015

ProBMR, Kotamobagu- Lomba “Burung berkicau”   memperebutkan piala Walikota Cup yang di gelar oleh KMBC “Kicau Mania Bolmong Club” selaku panitia pelaksana bekerjasama dengan Pemkot Kotamobagu, tim Kotamobagu berhasil meraih juara Umum dengan menjuarai 7 kategori yang dilombakan.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Soni Sumarsono, latar belakang pelaksanaan kegiatan ini, dalam rangka memeriahkan HUT KK ke-8, serta  menjalin silaturahmi antar sesama penggemar burung berkicau.

Tak hanya itu, kata Soni, kegitan ini juga dimaksudkan ikut menjaga dan melestarikan ekosistem burung yang saat ini keberadaannya sudah sangat kurang.

“Kegiatan Lomba Burung berkicau sengaja digelar komunitas pencinta Burung untuk memeriahkan HUT Kotamobagu ke- 8,” Ungkap Soni.

Ditambahkannya burung yang dilombakan adalah burung hasil penangkaran dan bukan diambil dari hutan belantara. Sekitar 8 kategori yang dilombakan yaitu Burung Murai Batu, Cucak Ijo, Love Bird, Kacer, Cendet, Kenari, Campuran dan Pleci

Para peserta lomba tidak hanya dari kotamobagu, tercatat peserta yang ikut dalam lomba tersbut, berasal dari komunitas burung mania dari Provinsi Gorontalo, Manado, Bitung, Tomohon, Bolmong dan Kotamobagu.

Sementara itu, Walikota Kotamobagu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kebudayaan Pariwisata Informasi dan Komunikasi Moch Agung Adati, ST.,M.Si menyampaikan apresiasi atas terlaksannya kegiatan seperti ini, dia berharap agar kegiatan ini disamping sebagai ajang menyalurkan hobi juga ikut berperan dalam melestarikan dan mengembangbiakan burung yang keberadaanya sudah sangat terbatas. Pemerintah KK akan terus mendorong agar iven seperti ini menjadi agenda tetap, sehingga bisa menjadi salah satu objek wisata lokal.

“Khusus kepada komunitas kicau burung mania, saya minta agar burung yang dalam penangkaran harus di pelihara dengan baik dan diupayakan untuk dikembangbiakan untuk kepentingan pelestariannya. Mudah mudahan suatu saat kita akan memiliki penangkaran yang lebih besar dan lengkap untuk menjadi objek wisata unggulan di Kota Kotamobagu,” Ucapnya. (ddj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: