Bolmong

Tolak Bangun Bandara, Warga Lalow Usir Petugas Pengukur

Bupati Salihi Mokodongan dampingi tim survey bandara dari Kemenhub, beberapa waktu lalu
Bupati Salihi Mokodongan dampingi tim survey bandara dari Kemenhub, beberapa waktu lalu

Puluhan Warga Desa Lalow Kecamatan Lolak mengusir petugas pengukur lahan bandar udara, yang rencananya dibangun di wilayah itu, Sabtu (14/2). Alasan penolakan warga, karena lahan mereka yang akan dibangun bandara tersebut adalah lahan pertanian yang sejak tahun 1960 sudah mereka kelola. ‘’Kami tak sudi lahan pertanian yang selama ini jadi tempat makan kami dijadikan bandara,’’ kata para warga yang menolak nama mereka ditulis.

Petugas pengukur lahan, yang informasinya berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong pun lari tunggang langgang dikejar warga. Namun, kepala Dishub Bolmong Drs Eka Korompot MSi mengaku belum tahu informasi tersebut. ‘’Saya belum tahu karena belum mendapatkan laporan dari staf,’’ singkat Eka.

Sementara mantan sangadi Lalow Adjisman Luande membenarkan jika lahan pertanian di Desa Lalow tersebut sudah sejak 1960 dikelola warga, dan wajar jika ada penolakan warga. Adjisman kemudian didaulat warga setempat sebagai ketua Masa Perjuangan Rakyat Lalow (MPRL). (sal)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: