Bupati Tegaskan, Aparat Desa Harus Pergunakan Dandes dengan Baik

BOLMONG— Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow tegaskan, Dana Desa (Dandes) dipergunakan sebaik mungkin. Hal itu ditegaskannya saat menyaksikan langsung proses SP2D Dandes tahap dua yang diterima Desa Mopuya Selatan 1 dan Desa Mondatong di sela-sela kegiatan BBGRM ke-XV di Desa Bango Molunow, Kecamatan Bolaang, Kamis (12/7) kemarin.
Menurutnya, penggunaan Dandes yang dilakukan secara swakelola akan mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan di perdesaan. Proyek yang dilakukan secara swakelola, akan menyerap tenaga kerja sehingga dampaknya untuk peningkatan pendapatan masyarakat. “Aparat desa harus gunakan Dandes dengan baik. Tahun 2018 ini, semua desa itu dilarang menggunakan jasa kontraktor. Agar pembangunan secara swakelola bisa dilakukan maksimal,” ungkapnya.
Lanjutnya, dari 30 persen Dandes harus diberikan untuk pekerja tenaga manusia di desa. Supaya perkonomian di desa dapat meningkat. “Kalau masyarakat yang mengerjakan harus diberi upah. Jadi 30 persen untuk masyarakat itu boleh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Ahmad Yanni Damopolii menjelaskan, untuk penerima dandes tahap dua sebesar 40 persen baru Desa Mopuya Selatan 1 dan Desa Mondatong.  “Kedua desa ini ada sekitar Rp 700 Juta lebih yang diterima, masing desa mendapat Rp 270 Juta pada tahap dua kali ini. Untuk itu saya juga mengimbau kepada desa lain agar segera memasukkan segala persyaratan untuk proses pencairan tahap dua,” harap Damopolii. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: