Pemuda Non Muslim jaga Warga Muslim Sholat Ied

BOLMONG— Seluruh umat Muslim di Dunia melaksanakan Salat Id Idul Fitri 1439 H. Tak terkecuali di Bolmong. Ada hal menarik saat perayaan hari besar keagamaan Hari Raya Idul Fitri di Bolmong. Dimana saat para umat muslim melaksanakan Salat Id di Masjid, pemuda non mulsim masing-masing menunjuk utusan untuk menjaga keamanan saat berlangsungnya pelaksanaan Salat Id ini.
Pantauan ProBMR.com, Jumat (15/6), para pemuda non muslim membantu menjaga lalulintas di jalan, juga membantu para lansia dan anak-anak untuk menyeberang jalan menuju Masjid, serta menjaga proses pelaksanaan Salat Id sampai selesai. Terpantau juga di media sosial (Facebook) pemuda non muslim di seluruh Kabupaten yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR) melaksanakan hal yang sama.
Ini merupakan bukti kerukunan antar umat beragama di Bolmong sangat tinggi. Apalagi Sulawesi Utara (Sulut) adalah barometer tingginya kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Bahkan merupakan daerah yang mampu menunjukkan sebagai daerah yang memiliki masyarakat majemuk yang memiliki berbagai perbedaan, namun dengan tali persaudaraan yang rukun dan memandang kemajemukan merupakan anugerah Tuhan bagi daerah ini.
Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kotamobagu Nelson Yonathan Ochotan,S.Pd mengatakan pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan pemuda gereja yaitu penjagaan keamanan dan lalulintas di depan masjid dan tempat pelaksanaaan Salat Id ini. “Kegiatan ini sangat positif untuk mempererat hubungan kerjasama antar umat bergama serta menjaga toleransi dalam bingkai NKRI,” ungkap Ochotan.
Sementara itu, Sekretaris Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bolmong Timur (Boltim) Aswar Kampong,S.Pd mengatakan, dengan adanya kegiatan pengamanan seperti ini, jelas menunjukan bahwa kami terus memelihara dan menjunjung tinggi rasa persatuan antar umat beragama. “Berharap hal seperti ini, akan terus memupuk semangat kebinekaan,” katanya.
Di sisi lain, Bendahara Pemuda Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Richsan Kakunsi,SP.d menuturkan, toleransi antar umat beragama di Bolmong memang tak diragukan lagi. Kalau Sulut menjadi barometer kerukunan antar umat beragama di Indonsesia. Sulut juga berbangga punya daerah Dumoga yang menjadi barometer kerukunan antar umat beragama di Sulut bahkan hal positif ini sudah menjadi tradisi di BMR. “Makanya tradisi yang sudah terbangun seperti ini kita harus pelihara. Khususnya kaum muda, sehingga generasi-generasi di bawah kita bisa terpengaruh dan mengerti pentingnya saling mendukung dan memelihara toleransi antar umat beragama,” jelas Kakunsi.
Hal tersebut turut diaminkan, Ketua Pemuda Umat Hindu Desa Kembang Merta, Dewa Werdiloka S, Pd. Menurutnya, selain ini adalah tradisi yang sudah terbangun kepada antar umat beragama di Bolmong, ini juga merupakan kewajiban bagi pemuda untuk menunjukan kebersamaan. “Jangan sampai hal positif seperti ini kita tinggalkan. Mari sama-sama kita pupuk, sehingga akan berdampak pada generasi-generasi selanjutnya. Ucapan selamat kepada umat Muslim, selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” katanya mengakhiri. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: