Wabup Imbau Pemudik Berhati-hati

Yanny Ronny Tuuk STh MM
BOLMONG— Momen perayaan hari besar keagamaan umat Muslim atau Hari Raya Idul Fitri, selalu dijadikan sebagai momen penting untuk bersilaturahmi bersama keluarga.
Apalagi mereka yang berada di luar daerah. Dipastikan semua punya kerinduan untuk pulang ke kampung masing-masing merayakan hari kemenangan ini, dengan keluarga masing-masing.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk Sth.MM mengimbau supaya, seluruh warga yang melakukan mudik untuk berhati-hati. Apalagi paling banyak mereka yang melakukan mudik  dengan membawa kendaraan jarak jauh baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.  “Sudah menjadi kerinduan bagi mereka yang tinggal di luar daerah, menunggu momen ini. Mereka yang bekerja diluar daerah, maupun yang sudah berdomisili di luar, pasti ingin bersilaturahmi dengan orang tua, dan keluarga di kampung halaman. Biasanya arus mudik akan meningkat pada momen seperti ini, jadi harus berhati-hati agar tidak terjadi sesuatu yang kita tidak inginkan bersama,” ungkap Wabup.
Dia meminta, saat melakukan mudik, harus mengontrol kecepatan kendaraan. Mereka yang menempuh jarak jauh, harus beristirahat saat lelah, sehingga tidak capek saat berkendara. “Pemkab juga sudah mempersiapkan untuk menjaga kelancaran arus mudik lalulintas, intinya keselamatan harus dan wajib diutamakan. Berharap semua bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri ini dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong saat ini telah mematangkan berbagai persiapan menjaga kelancaran arus mudik lalu lintas menjelang lebaran tahun ini. Tentu dengan melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian lalu lintas Polres Bolmong.
Kepala Dishub Bolmong Ashari Sugeha menjelaskan, ini adalah agenda tahunan.  Sebelumnya sudah melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). “Kepala Bidang Lantas sudah diundang oleh Kapolres Bolmong. Setelah itu, mungkin akan berkoordinasi dengan Polsek Bolaang dan akan membuat posko mudik di sekitar jembatan Kaiya, Kelurahan Inobonto,” ucapnya.
Lanjutnya, yang hanya sebagai daerah lintasan arus mudik, tentu tidak menyiapkan terminal angkutan antar provinsi.  “Yang ada terminal angkutan biasanya itu dari Manado singgah rehat di jembatan Kaiya sehingga itu rencananya akan dibuatkan, posko mudik,” jelasnya.
Dirinya juga mengimbau untuk yang akan mudik mempersiapkan perlekapan baik-baik sesuai ketentuan aturan lalulintas berkendara. “Semua tergantung diri kita sendiri untuk lebih berhati-hati dalam perjalanan. Intinya kita punya harapan bisa tibah ditempat tujuan, serta bisa merayakan Idul Fitri dengan keluarga,” katanya mengakhiri. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: