Yasti : Saya Akan Mengajukan Judicial Review Atas Permendagri Nomor 40 Tahun 2016 tentang Tapal Batas

BOLMONG— Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Dra Hj Yasti Soepredjo  Mokoagow dan Bupati Bolaang Mongondow (Bolsel), Hi Herson Mayulu S.ip bersama jajarannya menghadiri undangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk membicarakan penyelesaian usulan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara dari setoran PT. JRBM periode 2013-2016, di Ruang Rapat Gedung C Susana Bakti Praja Lantai II Kantor Kemendagri RI, Selasa (27/2).
Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Kemendagri melalui Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah, Ditjen Bina Keuda Kemendagri DR Moch Ardian, Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri DR Tumpak Haposan Simanjuntak, Direktur Penerimaan Mineral dan Batu Bara Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Jonson Pakpahan, Kasubdit Dana Bagi Hasil Direktoran Dana Perimbangan Ditjen Perimbangan Keuangan Kemengkue Ardimansyah. Sementara dari pihak Provinsi Sulut, dihadiri langsung oleh Sekprov Edwin Silangen.
Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow menyatakan, dalam rapat yang dilaksanakan tersebut sangat  tidak adil atas Dana Bagi Hasil (DBH), Sumber Daya Alam (SDM) dan Batubara dari setoran PT JRBM periode 2013-2016.

“Rapat yang baru dilaksanakan sangat tidak adil dan merugikan Kabupaten Bolmong, karena  bolmong tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan data-data terkait DBH PT JRBM ini,” ungkap Yasti.

Ditambahkan, pihaknya akan memprotes semua argument dan data-data yang sama sekali tidak dipertimbangkan oleh pihak Kemendagri.  “Hak dari masyarakat Bolmong tidak dipenuhi, maka dengan ini Pemerintah Bolmong dengan tegas menolak keputusan sepihak yang ditetapkan  Kemendagri dalam rapat tersebut,” tegasnya.
Dirinya mengaku, sebagai bentuk keberatan serta menolak hasil rapat yang dilaksanakan, pihaknya tidak menandatangani berita acara kesepakatan rapat.  “Dengan demikian, Pemkab Bolmong akan mengajukan Judicial Review atas Permendagri Nomor 40 tahun 2016 tentang Tapal Batas antara Bolmong dan Bolsel,” katanya mengakhiri. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: