Ini yang Membuat Sekda Marah

BOLMONG– Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang marah, dengan keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak disiplin waktu.

Hal ini menyusul, karena perlakuan sejumlah ASN yang banyak berteduh di bawa pohon seputaran lapangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong saat apel Korpri, Senin (19/2) di halaman kantor bupati Bolmong.

“Untuk para ASN yang berbaris di bawah pohon sebaiknya pulang saja, daripada mengganggu ASN lain yang sedang upacara berpanas-panasan,” tegas Tahlis.

Menurut Galang, seharusnya pukul 07.30 pagi upacara sudah harus dimulai. Jika ada ASN saat stengah delapan masih berada di bawah pohon, lebih baik disuruh pulang saja, supaya mengganggu yang lain. “Kadang-kadang upacara terlambat karena faktor diri kita masing-masing. Sebenarnya upacara dari stengah delapan, tapi molor hingga kita berpanas-panasan seperti ini, hanya karena ulah satu dua orang,” katanya.

Jangan sampai kata tahlis, kita yang menerapkan disiplin, tapi kita yang tidak melaksanakannya. “Ini yang saya ingatkan lagi. Dan kemudian jika ada yang terlambat jangan langsung bergabung di barisan. Tidak usah dipaksakan jika tidak mau ikut upacara, lebih baik sedikit yang upacara, yang penting tepat waktu,” tegasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) harus berfungsi bergerak memainkan perannya. “Apalagi mengatur kesiapan tempat dalam proses upacara,” katanya.

Lanjutnya, untuk saat ini sudah hampir dua Minggu BPK berada di Kabupaten Bolmong. Dan syukur katanya, sampai minggu kemarin hampir semua data yang diperlukan BPK sudah masuk. “Tapi ada beberapa yang masih terlambat. Atau mungkin tidak berada di tempat atau berhalangan,” katanya mengakhiri. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: