Tiga Angkutan Jalan Perintis Trayek Lolak-Ratahan Siap Beroperasi

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) meluncurkan angkutan jalan perintis jalur Lolak-Ratahan (Minahasa Tenggara). Ini adalah bentuk upaya Pemkab Bolmong untuk meningkatkan pelayanan, khususnya di bidang transportasi darat yang menjangkau semua lapisan masyarakat di Bolmong.

Setelah melakukan gunting pita dan diresmikan langsung Direktur SDM dan Umum Perum Damri Pusat Sadio Sardi, Rabu (7/2) di Kantor Bupati Bolmong, Kabupaten Bolmong memiliki Tiga unit angkutan perintis atau Damri trayek Lolak-Ratahan.

Kegiatan yang dihadiri Direktur SDM dan Umum Perum Damri Pusat Sadio Sardi, serta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Provinsi Sulut, Sigit Mintarso Kapolres Bolmon dan Kepala OPD di Bolmong.

Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutanya yang dibacakan Asisten I Derek Panambunan menyampaikan, bahwa trayek yang diresmikan itu bernomor 6529 Tahun 2018. Hal ini tentang penetapan jaringan trayek angkutan jalan perintis salah satu dari 296 trayek di 32 provinsi se-Indonesia. “Dibukanya trayek baru ini merupakan kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolmong. Transportasi merupakan salah satu faktor penunjang keberhasilan pembangunan di setiap daerah. Pasalnya, transportasi merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang berfungsi sebagai penggerak, pendorong serta penunjang pembangunan,” ungkapnya.

Ditambahkan, pelayanan angkutan jalan perintis mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap mobilitas masyarakat di suatu daerah. “Itu sangat menunjang aktivitas masyarakat yang secara tidak langsung dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik regional maupun nasional,” katanya.

Dirinya berterima kasih kepada Direktur SDM dan umum Perum Damri pusat, kepala balai pengelola transportasi darat wilayah XXII Provinsi Sulut, serta kepada General Manager Perum Damri Cabang Manado, yang telah mendukung dan memberikan perhatian kepada Kabupaten Bolmong sebagai daerah perintisan moda transportasi publik. “Sehingga pelayanan angkutan jalan perintis trayek Lolak-Ratahan pada hari ini, mulai resmi beroperasi,” tuturnya.

Lanjutnya, tidak semua daerah yang ada di Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama, memperoleh pelayanan angkutan jalan perintis di tahun 2018 ini. Tentu ini menjadi kebanggan bagi pemerintah dan masyarakat Bolmong. Kata dia, Bolmong masuk daerah dalam 33 provinsi dari 296 trayek. “Keberhasilan pelaksanaan pembangunan disetiap daerah salah satunya ditentukan oleh peran sektor transportasi, karena transportasi merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang berfungsi sebagai penggerak, pendorong serta penunjang pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Angkutan Darat, wilayah Sulut, Sigit Mintarso, menuturkan, untuk wilayah Sulut sudah ada 12 pelayanan armada perintis damri. “Tujuannya untuk melakukan pelayanan transportasi darat yang menjangkau semua lapisan masyarakat,” tandansya.

Di sisi lain, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Perum Damri Pusat, Sadio Sardi juga turut menjelaskan, sejak berdiri tahun pada tahun 1946, Perum Damri sudah memiliki 60 cabang se-Indonesia dengan slogan terpinggir, terdepan dan terisolir. “Untuk itu kami sampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam hal ini Bupati beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan atas dilaksanakan peresmian ini. Mohon dukungan dan kerjasamanya dalam pengembangan transportasi darat ini di bolmong,” jelas Sadio mengakhiri. (Ind/Adve)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: