Anak 12 Tahun di Imandi Gantung Diri

BOLMONG–Warga Imandi kembali digegerkan dengan ditemukannya Jonathan Turangan (12) tergantung di dapur rumah mereka sekira Pukul 10:30 Wita Rabu (7/2).
Jonathan yang masih duduk di kelas 5 SDN 1 Imandi, Kecamatan Dumoga Timur ini ditemukan Vifi Turangan yang adalah ayah kandungnya. Tangis sang ayah pecah, ketika dirinya pulang dari warung yang hendak membelikan roti dan susu energen yang diminta dibelikan oleh putera tunggalnya itu.
Sementara, setelah Vifi pulang ke rumah malah mendapati anaknya sudah tergantung dengan seutas tali di dapur rumahnya. Putera yang diurusnya sendiri sejak berumur satu tahun itu, langsung dipeluknya erat dengan cepat  menurunkan anakanya dari tali dibarengi teriakan meminta tolong ke warga sekitar.
“Awalnya Jonathan hanya ditegur ayahnya karena sudah tidak pernah ke sekolah. Sebelum gantung diri juga korban meminta ayahnya membelikan susu dan roti. Setelah ayahnya pulang sudah mendapati anaknya seperti itu,” ungkap Natalia Lomboan Warga Imandi.
Ditambahkannya, Vifi yang biasa bekerja di bengkel dan anaknya Jonathan hanya tinggal berdua di rumah berdekatan dengan tromol. “Kasihan, hanya mereka berdua di rumah itu, sejak kecil hanya ayahnya juga yang mengurus,” tambahnya.
Menurut informasi, korban sempat dibawa ke puskesmas, namun sayang Jonathan tak lagi bernyawa. “Saat di puskesmas tubuh korban masih hangat. Tubuhnya belum mengeras namun tim medis mengatakan korban belum lama meninggal,” kata Sonny Sondakh yang juga adalah saksi mata.
Kapolsek Dumoga Timur, Iptu Nico Tulandi membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihaknya memastikan Jonatan murni gantung diri. “Dia naik di bangku dan melepas pijakannya,” ujarnya. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: