Warga Pobundayaan Mengadu ke Panwaslu

Suasana Kantor Panwaslu Kotamobagu (foto:ddj)

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kembali menerima laporan warga terkait dugaan kasus pemalsuan tanda tangan pada dukungan peserta pemilihan dari calon perseorangan.

Saat diwawancarai, Petrus Salurente mengaku mengadukan salah satu oknum warga inisial SP yang diduga memalsukan tanda tangan miliknya pada dokumen B1KWK yang diambil dari KPU.

“Saya kaget mendengar nama saya ada dalam dokumen B1KWK mendukung calon perseorangan. Makanya saya ke KPU untuk mengecek dan mengambil data tersebut. Setelah saya cek ternyata tanda tangan pada dokumen tersebut berbeda jauh dengan tanda tangan saya. Makanya saya langsung melapor ke Panwaslu,” ungkap mantan pensiunan TNI ini.

Dirinya menjelaskan, sebelumnya seseorang inisial SP meminjam KTP miliknya, karena kenal dekat dengan SP maka KTP diserahkan. Saat itu dirinya sempat bertanya untuk apa KTP dipinjam, namun oknum warga tersebut menjawab untuk tenang. Tiga hari kemudian KTP dikembalikan kepadanya.

“Waktu itu saya sempat bertanya untuk apa KTP dipinjam, tapi SP menjawab tenang saja. Ternyata KTP saya dipakai untuk memberikan dukungan kepada calon perseorangan,” kata Petrus saat diwawancarai di Kantor Panwaslu, Senin (5/2) kemarin.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Ketua Panwaslu Kotamobagu, Musly Mokoginta mengaku siap melayani laporan masyarakat terkait adanya pelanggaran Pemilu dan akan memproses sesui atuaran yang berlaku.

“Jika memenuhi unsur pelanggaran, kita akan proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Musly singkat. (ddj)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: