Awas! Pemkab Mulai Telusuri Dugaan Mafia Bantuan Alsintan

BOLMONG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pertanian terus menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait dugaan mafia penyelewengan segala jenis bantuan pertanian di Dinas Pertanian, hal ini mulai diseriusi pihak Dinas.
Kepala Dinas Pertanian Remon Ratu mengatakan, saat ini pihak dinas sudah menurunkan tim guna mengetahui lebih dalam kebenaran informasi tersebut. “Jadi, pihak kami akan kroscek langsung ke tiap desa untuk menemui kelompok tani penerima bantuan, apakah selama ini bantuan tersebut disalurkan sesuai peruntukannya atau tidak,” ungkapnya.
Menurutnya, persoalan seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, jika benar ini terjadi, maka otomatis bukan hanya daerah bahkan Negara saja yang dirugikan, tapi ribuan petani di Bolmong juga turut merasakan.
Karena kata dia, berbagai program bantuan yang dikucurkan pemerintah untuk membuat petani sejahtera, namun justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan sendiri. “Padahal pemerintah menginginkan petani itu sejahtera. Kalau sudah seperti ini, kan kasihan petani. Mudah-mudahan dalam Minggu ini sudah ada hasil dari tim yang turun lapangan,” ujarnya.
Mantan Camat Dumoga ini mengaku, informasi ini juga sudah sampai ke telinga Aparat Penegak Hukum (APH). “Ya, pihal kepolisian juga telah menghubungi saya, untuk mempertanyakan kebenaran informasi tersebut. Namun saat ini masih dalam tahap penelusuran,” bebernya.
Ditambahkan, pihaknya juga meminta kepada para petani yang merasa dirugikan untuk menyerahkan proses ini ke instansi pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian Bolmong. Dirinya juga menjamin, kedepan persoalan seperti ini tidak akan terjadi lagi.
“Saya sudah menegaskan kepada para koordinator dan penyuluh untuk kedepan jangan main-main dengan bantuan pertanian,” tegasnya.
Sekadar informasi, sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa ada oknum-oknum di Dinas Pertanian Bolmong yang diduga kuat memanfaatkan berbagai jenis bantuan poktan untuk keuntungan pribadi. Bahkan bantuan jenis alat dan mesin pertanian (alsintan) ada yang dikuasi perorangan dan dikomersilkan. Bahkan mirisnya lagi, ada juga yang diduga diperjual belikan. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: