Tahlis: Harus Ada Perbedaan Kualitas Antara yang Sudah Ikut PIM III dan yang Belum

IMG_20170619_122854

BOLMONG— Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang menegaskan. Harus ada perbedaan kualitas antara yang sudah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kepemimpinan (PIM) Tingkat III dan yang belum.

Hal ini ditegaskan Tahlis saat membuka pelaksanaan Diklat PIM Tingkat III, Senin (19/6), di hadapan 40 peserta. “Peserta Diklat kiranya bisa mengikuti Diklat dengan baik. Harus banyak menimbah ilmu, supaya betul-betul setelah menjadi alumni banyak pengetahuan yang didapatkan,” ujar Tahlis.

Dirinya mengaku, saat membuka Diklat di kantor Bupati ini, banyak mendapat pesan singkat untuk menitip nama yang akan ikut Diklat. “Ibu Bupati Yasti, Pak Wabup  Yanny dan Saya selaku Sekda, hingga kemarin malam banyak mendapat sms untuk menitip yang inilah yang itulah untuk mengikut sertakan peserta DIklat. Tapi proses Diklat ini tidak sembarang,” kata Tahlis.

Selamat kepada 40 pejabat yang boleh ikut Diklat ini. Mereka kata dia, adalah yang terpanggil dari banyak yang terpilih. “Ada proses, ada aturan main. Lalu muncullah 40 nama ini. Semoga Diklat ini tak lalu begitu saja, setelah dari sini harus lebih berkualitas dari yang belum ikut,” jelasnya.

Namun dirinya sangat berharap supaya para peserta ini bisa mempertangungjawabkan kepesertaanya dalam Diklat tersebut. “Jangan sampai, usai mengikuti PIM III ini, malah yang lebih berkualitas adalah mereka yang belum mengikuti Diklat seperti ini. Apabila terjadi hal  itu, perlu dipertanyakan. Berharap juga semua perserta yang ikut bisa lulus 100 persen,” tandasnya.

Kepala Bandiklat Sulut Jefry Senduk berharap pelaksanaan diklat berkelanjutan. “Ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab dan Provinsi untuk memantapkan sumber daya Aparatur Sipil Negara. Pejabat administrator memberi peranan penting,” tutupnya. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: