Bolmong Ketambahan 10 Persen Pasokan LPG untuk Idul Fitri

elpiji-eceran

BOLMONG—  Pasokan liquified petroleum gas (LPG) ke Bolaang Mongondow (Bolmong) ketambahan 10 persen dari jatah per-tahun 4.071.000 kg, yakni 407.100 kg untuk menjaga kelangkaan LPG saat perayaan Idul Fitri 1438 H. Penambahan pasokan itu guna memunuhi permintaan warga yang mengalami peningkatan saat di bulan Ramadhan apalagi kebutuhan lebih meningkat dalam persiapan hari besar keagamaan Umat Muslim ini. “Jika pada hari biasa sebelumnya, Bolmong mendapat jatah 11.308 kg per-hari, maka saat Ramadhan  dan menyambut Idul Fitri ini, menjadi 24.878 kg per-hari atau ketambahan 13.570 per-harinya,” ungkap Kepala Dinas Perdangan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Bolmong, George Tanor.

Menurutnya, penambahan pasokan LPG tersebut, untuk mengantisipasi agar Bolmong tidak mengalami krisis LPG selama Ramadhan dan saat hari besar keagamaan ini. “Kita pastikan tidak ada kekurangan LPG di Bolmong, saat menyambut Idul Fitri,” katanya.

Pihaknya berharap pasokan LPG ke Bolmong tetap lancar. Dia menjelaskan, ribuan tabung LPG tadi disuplai oleh dua agen di Bolmong. Untuk harga jualnya mengikuti harga eceran tertinggi. Jika agen tidak mengikuti HET, maka akan dikenakkan sanksi hingga pencabutan izin. “Harga di warung atau pengecer memang bervariasi tapi tidak terlalu jauh dengan harga yang dibeli di agen karena mempertimbangkan jarak,” ujarnya.

Dirinya mengimbau semua pihak termasuk warga untuk sama-sama mengawasi, jangan sampai ada terjadi penimbunan LPG. Sehingga, pasokan LPG saat Ramadhan ini dan menjelang lebaran nanti tetap terjaga. “LPG sudah menjadi kebutuhan setiap hari warga, makanya semua pihak harus mengawasi penyalurannya agar tidak terjadi masalah seperti penimbunan,” katanya. (Ind)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: