Dekab Pertanyakan Galian C Bolmut

galian

BOLMUT – Salah satu sumber pendapatan daerah adalah galian C. Di Bolmut sumber ini dipertanyakan oleh sejumlah anggota Dewan Kabupaten (Dekab). Pasalnya, retribusi yang bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini menurut mereka kurang jelas. Padahal kata dia, khusus potensi galian C di daerah ini sangat menjanjikan, sehingga bisa menjadi salah satu indikator pendapatan daerah. Karena kabuapten Bolmut beberapa tahun terakhir ini diperkirakan telah memanfaatkan ribuan bahkan jutaan kubik galian C untuk pembangunan infrastruktur. “Ini harus diperjelas, agar kami di DPRD bisa tahu berapa jumlah pendapatan dari sektor ini,” tegas Lumoto yang merupakan wakil ketua DPRD bolmut itu.

Diakuinya, memang untuk menghitung angka kubikasi galian C yang dimanfaatkan para kontraktor untuk mengerjakan proyek fisik setiap tahun sifatnya masih prediktif. Namun itu bisa dilakukan proses perhitungan melalui jumlah paket proyek dan volume pekerjaan yang telah ditata dalam buku Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun anggran. “Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memprediksi angka kubikasi galian C yang akan dikeruk dalam setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan pembangunan proyek fisik. Itu bisa dilakukan lintas sektor seperti dinas Pekerjaan Umum (PU), serta instansi lain yang mengalokasikan anggaran proyek seperti pembangunan jalan, perkantoran, sekolah, drainase, tanggul pengaman abrasi pantai dan sungai, serta proyek lainya yang menggunakan bahan galian C,” ujar Lumoto. Tidak hanya itu, sejumlah alat berat meski bukan waktu pengerjaan proyek terlihat bermuatan material , baik dari desa Pontak Kecamatan Kaidipang, maupun beberapa tempat yang memiliki kandungan material.”Ini harus di awasi sebab banyak material di daerah kita ini yang di bawa ke daerah lain,”pungkasnya. (fil)

 

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: